Portal PMB | UNIMUS

Kedokteran Gigi

Web Fakultas Kedokteran

A. Ciri dan Keunggulan

FKG Universitas Muhammadiyah Semarang memiliki ciri dan keunggulan yaitu Kedokteran Islam dan Kedokteran Gigi Keluarga yang merupakan Unggulan, adapun pendidikan kedokteran gigi islami dilakukan secara terintegrasi pada setiap masing – masing blok pada pendidikan S1 pendidikan dokter gigi. Kedokteran Gigi Keluarga diberikan mengacu pada KMK no. 039/MENKES/SK/I/2007 tentang Pedoman Penyelenggaraan Kedokteran Gigi Keluarga yang didalamnya terdapat ruang lingkup kerja dokter gigi.

Ruang lingkup kerja dokter gigi :

  •     Pelayanan Darurat / Basic Emergency Care
  •     Pelayanan Pencegahan / Preventive Care
  •     Pelayanan Medik Gigi Dasar / Simple Care
  •     Pelayanan Medik Gigi Khusus / Moderate Care

B, Profil Program Studi

"Paradigma Sehat" yang sedang digalakkan pemerintah mengutamakan upaya pemeliharaan, peningkatan dan perlindungan kesehatan. Untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut adalah dengan pendekatan pelayanan kedokteran gigi keluarga. Hal demikian karena pendekatan ini dapat dilakukan secara menyeluruh (holistik), paripurna (comprehensif), berkesinambungan, dan  terpadu (integrated) dengan basis keluarga (family based ) dan berorientasi komunitas (community oriented ) serta menekankan upaya promotif dan preventif.

Berdasarkan data dari BPS, hasil sensus penduduk Indonesia tahun 2010 sudah berjumlah 238 juta jiwa, jumlah penduduk Jawa Tengah sebanyak 33 juta jiwa. Kebutuhan tenaga professional Dokter Gigi sampai saat ini masih dirasakan sangat kurang, perbandingan ideal antara Dokter Gigi dan pasien adalah 1 : 1000, tetapi kenyataanya saat ini satu Dokter Gigi untuk 19.000 pasien pada skala nasional.

Atas dasar pemenuhan kebutuhan tenaga professional Dokter Gigi, peminatan dari siswa lulusan SMU/MA, maka Universitas Muhammadiyah Semarang  mempunyai kepedulian untuk berperan serta dalam penyelenggaran program pendidikan Dokter Gigi. Hal ini diwujudkan dengan mempersiapkan sarana-prasarana pendidikan yang memadai dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kompetensi dokter gigi serta didukung oleh para pengampu mata ajar berlatar pendidikan S2/spesialis dan S3.

Sejak keluarnya ijin penyelenggaraan pendidikan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi ( Dirjen Dikti ) Departemen Pendidikan Nasional nomor 129/E/O/2013 tanggal 18-04-2013 maka Program Studi Pendidikan Dokter Gigi UNIMUS resmi berdiri.

PSPDG UNIMUS merupakan institusi pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan Dokter Gigi dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang berorientasi student centered learning dengan konsep adult learning dan Islami melalui metode pendekatan PBL ( problem based learning ) atau belajar berbasis pada permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang ada di Jawa Tengah khususnya kota Atlas Semarang. Ciri dan unggulan PSPDG UNIMUS adalah Kedokteran Gigi dengan paradigma Kedokteran Gigi Keluarga  dan nilai keislamannya yang terintegrasi dalam setiap blok atau Islamic Revealed knowledge (IRK) atau Islam Disiplin Ilmu.


C. Visi dan Misi

Visi

Menjadi Penyelenggara Pendidikan, Penelitian dan Pengembangan Kedokteran Gigi  keluarga Islami berbasis Masyarakat.

Misi

  •     Menyelenggarakan perguruan tinggi Kedokteran gigi (PT KG) yang profesional dan Islami.
  •     Menghasilkan dokter gigi yang mampu menjadi dokter gigi keluarga yang dapat menggerakkan masyarakat wilayahnya menjadi masyarakat yang sehat jasmani, rohani, sosial, dan Islami.
  •     Menyelenggarakan pendidikan kedokteran gigi berbasis Standar Kompetensi Dokter Gigi Indonesia yang berwawasan ke- Islaman dan ke-Muhammadiyahan dalam penerapan praktik kedokteran gigi.
  •     Menyelenggarakan penelitian di bidang kedokteran gigi dasar, klinik, dan kedokteran gigi komunitas yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen untuk memperkaya materi proses pembelajaran kedokteran.
  •     Menghasilkan dokter gigi yang memiliki wawasan kesehatan keluarga.
  •    Menyelenggarakan pengabdian masyarakatdan temu ilmiah berdasarkan hasil penelitian serta kajian lain yang menjadi masalah di bidang kedokteran gigi dan kesehatan masyarakat guna mendukung pendidikan kedokteran gigi.